Kamis, 29 Mei 2014

Hidup Pasti Berputar

A : Kok naik bis gak naik travel?
B : Iya biar HEMAT..

Secuil percakapan itu langsung membuyarkan anganku, membuatku terdiam dan tak mampu berkata-kata lagi..
keesokan harinya aku mencari tau harga travel perjalanannya ternyata 50ribu sampai tujuan, sedangkan harga naik bis 15ribu belum termasuk ongkos naik bemo yang beberapa kali harus berganti. mungkin bedanya 20ribuan, uang yang dulu mungkin hanya terselip di saku celananya tanpa dia sadari. uang yang mungkin dulu dengan mudah bisa ia dapatkan hanya dalam sekejap mata. kini harus ia sisihkan agar bisa dipergunakan untuk keperluan lainnya.
dalam hatiku hanya bisa berkata "Ya ALLAH apa yang sedang terjadi?".
Beberapa tahun yang lalu dia sudah mampu membeli mobil secara TUNAI, mempunyai suatu usaha sendiri dan membeli rumah sendiri. Hidupnya sangat berkecukupan, dia terbilang sangat mapan untuk ukuran seusianya. Tapi entah apa yang terjadi. Saat ini mobilnya sudah dijual, tempat usahanya dijual. Dan entah pekerjaannya apa aku tak tahu. Mukanya kusut, gaya bicaranya sudah tak seperti dulu kala yang terkadang sedikit menyombongkan hasil kerjanya.

--

Hidup itu berputar
Kadang kita diatas dan Kadang kita dibawah. Yang sedang diatas janganlah sombong. Sisihkan hasil kerjamu untuk menabung atau investasi. Yang sedang dibawah semangatlah. Kamu dulu pernah bisa mendaki keatas maka dakilah gunung itu sekali lagi meski terasa lebih terjal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar