Senin, 02 Juni 2014

Gaya Makanku

Setelah gak buka facebook sekian lama, akhirnya buka dan menemukan foto-foto jadul aka jaman dulu. Dan dari sekian banyak foto ada beberapa yang menarik perhatianku. Foto-foto itu adalah foto tentang gaya makanku.

Ada yang manyun-manyun, cemot-cemot, mulut kepenuhan dan sebagainya.

--
Foto ini diambil ketika makan di Hanamasa. Emang enak sih. Eh entah enak atau gak mau rugi gara2 harganya yang menurutku lumayan.. Dan gara-gara tempura-ku mau lepas dari himpitan sumpit (halah) akhirnya tangan kiri ikut-ikutan makan..





















--





Foto ini diambil ketika jaman kuliah. Dulu hobinya nongkrong di parkiran mobil sambil makan lumpia. Padahal lumpianya gak enak-enak amat tapi karena gak ada yang jualan lagi dan mahasiswi ini kelaparan jadinya begini..


--





Foto ini diambil di teras food Taman dayu. Hawanya yang dingin dan perjalanan yang lumayan membuatku lapfar..


--





Foto ini diambil di Bentoya Tunjungan Plaza (waktu masih ada). Lagi sibuk menikmati sushi eh ada yang ngefoto dan aku tetap menikmati tanpa peduli bunyi 'cekrik' (tumben)..


--





Dan ini adalah salah satu foto 'kegilaanku'. Mengatasi kebosanan di kantor, makan kentang mcD sambil berpose ala ciripa.


--





Kalau melihat dari beberapa foto diatas, gak heran kan kenapa postur tubuhku 'semlohe' begini..


Kamis, 29 Mei 2014

Hidup Pasti Berputar

A : Kok naik bis gak naik travel?
B : Iya biar HEMAT..

Secuil percakapan itu langsung membuyarkan anganku, membuatku terdiam dan tak mampu berkata-kata lagi..
keesokan harinya aku mencari tau harga travel perjalanannya ternyata 50ribu sampai tujuan, sedangkan harga naik bis 15ribu belum termasuk ongkos naik bemo yang beberapa kali harus berganti. mungkin bedanya 20ribuan, uang yang dulu mungkin hanya terselip di saku celananya tanpa dia sadari. uang yang mungkin dulu dengan mudah bisa ia dapatkan hanya dalam sekejap mata. kini harus ia sisihkan agar bisa dipergunakan untuk keperluan lainnya.
dalam hatiku hanya bisa berkata "Ya ALLAH apa yang sedang terjadi?".
Beberapa tahun yang lalu dia sudah mampu membeli mobil secara TUNAI, mempunyai suatu usaha sendiri dan membeli rumah sendiri. Hidupnya sangat berkecukupan, dia terbilang sangat mapan untuk ukuran seusianya. Tapi entah apa yang terjadi. Saat ini mobilnya sudah dijual, tempat usahanya dijual. Dan entah pekerjaannya apa aku tak tahu. Mukanya kusut, gaya bicaranya sudah tak seperti dulu kala yang terkadang sedikit menyombongkan hasil kerjanya.

--

Hidup itu berputar
Kadang kita diatas dan Kadang kita dibawah. Yang sedang diatas janganlah sombong. Sisihkan hasil kerjamu untuk menabung atau investasi. Yang sedang dibawah semangatlah. Kamu dulu pernah bisa mendaki keatas maka dakilah gunung itu sekali lagi meski terasa lebih terjal.

Rabu, 28 Mei 2014

FENOMENA 29 Mei

Hari ini 29 Mei 2014 tepat delapan tahun lalu lubang pengeboran itu menyemburkan lumpur panas. Yang semestinya mengeluarkan minyak mentah tapi entah karena kesalahan manusia atau faktor alam (hanya Allah yang tahu) malah mengeluarkan lumpur panas yg membumbung tinggi ke udara.

Hari ini 29 Mei 2014 tepat delapan tahun lalu tragedi itu terjadi. Tragedi yang perlahan-lahan tapi pasti menenggelamkan banyak rumah, banyak desa, banyak rumah ibadah, banyak sekolah dan yang pasti banyak kenangan yang ikut terkubur didalamnya.

Hari ini 29 Mei 2014 banyak media baik itu televisi (tentu bukan tivisiji), berita online, selebtwit yang mendadak ramai-ramai membicarakan tentang tragedi itu. Tapi ya khusus hari ini saja, hari lainnya mereka pasti lupa atau dipaksa lupa.

--

Banyak yang membicarakan dan mengatasnamakan korban lumpur lapindo. Tapi apakah mereka benar2 tahu apa yang dirasakan para korban itu. Apa yang saya rasakan? Ya saya salah satu korban tragedi itu. Saya saksi hidup bagaimana lumpur panas itu mengejar-ngejar dibelakangku. Kisah selengkapnya bagaimana aku lolos dari terjangan lumpur baca kisah sebelum ini.
Apa yang mereka (korban) rasakan? mungkin memang ada yang hidupnya lebih sejahtera. Tapi sangat banyak yang hidupnya masih menderita. Menanti kepastian ganti rugi atau yang mereka sebut ganti untung yang tak kunjung dilunasi. Mereka yang hidupnya harus berpindah-pindah kontrakan karena uangnya tak cukup untuk membeli rumah baru.
Kisahku? Sebelum menempati rumah baru ini aku harus merasakan tinggal dirumah saudara selama lebih dari 2 tahun. Ya numpang tinggal ceritanya. Ada teman yang bilang "kamu korban lumpur kok tinggal dikomplek elit" | "belum tahu kan sebelum ini aku 2 tahun gak punya kamar, tiap hari digigit nyamuk nyampek aku opname dirumah sakit kena demam berdarah" Aku tidak malu menceritakannya karena itu bagian dari perjalanan hidupku. Suatu cerita yang akan ku ceritakan ke anak-anakku kelak.

--

Selain masalah materi masih banyak hal yang tidak diketahui atau tidak diperhatikan. Mental. Ya masalah mental. Sekedar info banyak orang stress pasca kejadian itu. Mereka yang tak kuat menanggung beban bahwa rumah mereka, lahan pekerjaan mereka lenyap begitu saja. Bahkan ada beberapa yang masuk rumah sakit jiwa. Ada pula orang yang selama beberapa tahun sebelum berangkat kerja dia naik keatas tanggul merenung terdiam selama beberapa lama. Dan ketika pulang kerja dia naik lagi keatas tanggul untuk merenungi rumahnya. Dia melakukannya selama beberapa tahun dan mungkin sampai sekarang. Kalau aku? sampai sekarang tiap kali mimpi dalam keadaan dirumah selalu masih dirumah lamaku. Dirumah sederhana di desa Siring. Padahal sudah lebih dari 5 tahun aku tinggal dirumah baruku. Dan ternyata banyak yang mengalaminya seperti aku. Mungkin karena kami lahir dan dibesarkan disana.

--

Hari ini 29 Mei 2014 tepat delapan tahun tragedi itu menenggelamkan rumahku.











Minggu, 13 Februari 2011

ComfortZone a.k.a KampretZone

Kampret Zone alias Comfort Zone adalah suatu Zona dimana kita sudah merasa nyaman, gaji enak, tidur enak, makan enak akan tetapi kita tidak bisa berkembang karena pekerjaan yang kita lakukan hanyalah pekerjaan yang itu-itu saja. Semua enak, gak ada beban pikiran.
sebenarnya KampretZone tidak berbahaya, tapi itu justru bahayanya. orang yang dalam kondisi ini tidak akan susah-susah muter otak untuk melakukan PERUBAHAN karena hidup sudah NYAMAN.

sebenarnya Manusia terlahir sudah dilengkapi dengan "alat" yang menunjang Zona ini namanya HOMEOSTASIS. kurang lebihnya, HOMEOSTASIS akan "menarik" manusia ke kondisi seimbangnya setiap saat. Zona ini salahsatunya. itulah mengapa banyak yang (baik sadar/tidak)terjebak dalam zona ini.

Bahaya Zona Nyaman adalah bahwa ia TIDAK BERBAHAYA, justru itu bahayanya. ia akan membuat kita santai-santai, enjoy, rileks, tidak berfikir
Zona Nyaman alias Kampret Zone bahaya karena ia akan melenakan kita, tau-tau dunia berubah dan kita TERTINGGAL.
dan Efek Zona ini kita jadi gak berkembang, gak belajar, gak maju, gitu-gitu aja..
tau2 kelindes Zaman.

Solusinya adalah sekarang kita harus check diri kita sendiri apakah kita dalam Kampret Zone.
lalu sadari dan buat KEPUTUSAN bahwa kita ingin keluar dari Zona ini sekarang juga! Pahami efek negatifnya.
Hidup cuma sekali. Ambil kendali hidup! Keluar dari KampretZone dan jadilah pribadi yang lebih baik.
sukses itu pilihan, tapi tidak semua orang berani keluar dari KampretZone karena malas belajar hal baru.
Kalau ingin menggapai Cinta Tuhan, katakan Bye pada KampretZone dan jadilah Pribadi yang lebih baik setiap hari.

jadilah Raja Di Kerajaan kecilmu sendiri daripada Panglima di Kerajaan orang lain.

Kamis, 10 Februari 2011

Yoghurt and Ice Cream

aku adalah pecinta segala macam Ice Cream, Yoghurt, Gelato Dan Sebagainya..
karena Menurutku dengan memakan makanan dingin dan manis itu bisa menenangkan otak yang sedang panas juga hati yang panas.
Weeew Magic


akhir2 ini aku gemar sekali mencari ice Cream yang iklannya ada dimana-mana tapi Stocknya gak pernah ada itu
Yup MAGNUM namanya
mungkin ini sebagai salah satu strategi Marketing mereka.
tapi menurutku ini namanya menyiksaaaa..
keburu NGILEEERrr...


setelah sekian lama aku menemukannya juga disebuah toko Indomaret Di Surabaya
aku mencoba membeli yang rasa Chocolate Truffle
untuk ukuran Ice Cream yah rasanya bisa dibilang Lumayan
harganya Rp.10.000
untuk ukuran ice cream stick bisa dibilang cukup mahal








Namun Ice Cream ini kembali menghilang dari peredaran
hingga baru kemarin aku menemukan kembali di toko belakang rumah
langsung kubeli rasa Clasic
rasanya lebih enak daripada yang chocolate truffle








---




Yoghurt
Sampai Saat ini Yoghurt yang pernah kucoba hanya yoghurtnya Jco dan Soursally
untuk rasa, yoghurt Jco sedikit lebih asam dan Soursally Lebih manis
tapi semuanya bisa dibilang MAKNYUUUSSS pemirsa...


untuk Harga yoghurt Jco sedikit bersahabat
untuk ukuran double dengan Topping 3 macam harganya 25rb






meski harga di Soursally sedikit lebih mahal tapi soursally menawarkan banyak Promo
baik menggunakna credit card maupun Debit/flash






dibalik itu semua aku suka makan semuanya
hahahaha






Selasa, 08 Februari 2011

kisahku

ini tulisan pertamaku di blog ini..
aku imey, hanya seorang gadis dari sebuah kota kecil yang bernama Sidoarjo..
aku terlahir dengan nama Halimah Assadiyah pada tanggal 8 maret 1986. jadi sebentar lagi aku genap berusia 1/4 abad. banyak hal yang sudah aku lalui dalam hidupku, dari mulai manis, asam, pahit. sebenarnya aku lahir dikota Porong, sebuah sudut kecil dikota Sidoarjo. tapi pada tahun 2006 desaku ditenggelamkan oleh Lumpur Panas. banyak kenangan manis yang tidak mungkin aku lupakan dari kota kelahiranku itu.. jika bisa memilih aku lebih suka tinggal disana, tapi takdir berkata lain.. Tuhan menginginkan aku untuk tinggal di Rumahku yang sekarang. yang tetangga sebelah pun baru beberapa bulan aku baru tau namanya.
sebelumnya aku ingin menceritakan kejadian dimana genangan lumpur itu menghancurkan rumahku..


pada tanggal 10 Agustus 2006, pukul 8.30 pagi aku sedang mandi karena hendak ujian akhir semester di kampus. namun ketika aku dikamar mandi terdengar banyak suara motor dengan kecepatan tinggi (rumahku dikampung jadi motor biasanya jalan pelan2) aku sudah curiga "ada apa ini?" lalu terdengar pengumuman dari masjid (rumahku berdekatan dengan masjid) yang menginstrusikan bahwa warga RT 4 Desa Siring harus segera mengungsi karena tanggulnya JEBOL. lau terdengar pengumuman lagi bahwa semua warga Siring harus segera mengungsi. begitu paniknya aku yang tatkala itu sedang mandi.sehingga aku lari melihat kondisi sekitar rumah tanpa menggunakan alas kaki. banyak warga yang sudah berlarian sambil berteriak "awaas lumpur panas". aku kembali kedalam rumah, mengeluarkan mobil dan kuparkir didepan rumah. aku hanya sempat membawa pakaian seadanya, kotak perhiasan, handphone dan dompet. itu saja. ku masukkan ke dalam mobil, dan aku berlari kembali ke dalam rumah. aku mencari Ibuku dan beliau kutemukan dimeja makan sambil tetap membawa piring beliau menangis. karena buru-buru aku hanya sempat membawakan ibuku beberapa pakaian yang aku ambil seadanya dilemari. and you know what? beliau berkata "aku tadi masak sayur lodeh yang ada dagingnya 1 kg".. "ASTAGAAAAA". lalu aku mencari ayahku yang sudah tua, dan kejutan kedua adalah beliau sedang mandi dan tak mendengar pengumuman dari masjid. begitu tau beliau menyuruhku mengambil koper dikamarku. ternyata beliau sudah ada firasat sebelumnya jadi sudah memasukkan barangnya ke dalam koper. lalu aku mencari kakakku yang sedang hamil tua (ketika itu dirumahku hanya ada aku, orang tuaku dan kakakku yang sedang hamil tua). dia ternyata sedang mengemasi barangnya. lalu semuanya bergegas menuju mobil yang telah aku persiapkan sebelumnya. sebelum semuanya pergi aku sempat mengunci semua pintu rumahku. dijalan aku melihat banyak pemandangan, banyak panci mengambang dan berjalan, kursi plastik yang sebelumnya didalam rumahku mendadak dirumah tetanggaku. aku hampir menangis tapi tak bisa. lalu aku bergegas pergi, menginjak gas sekencang-kencangnya. ternyata di gerbang masuk desaku aliran lumpur telah menunggu kami. aku melawan arus lumpur yang setinggi hampir lutut orang dewasa itu sambil terus berdoa. alhamdulillah mobilku yang notabene sedan tidak mogok padahal mobil didepanku sejenis kijang dan sebagainya telah mogok. aku takut setengah mati. didalam mobil ibu dan kakakku sudah menangis. dan sesampainya didepan Tugu kuning (gerbang masuk kampungku bernama tugu kuning) aku melihat banyak warga yang memberi semangat. "ayoo mbak gas yang kenceng" kata mereka..

ada juga beberapa wartawan yang meliput, dan anehnya aku sempat membuka kaca jendela mobilku sambil berfikir "wah keren nich kalo bisa masuk TV".. dan betul aku masuk TV keesokan harinya.. :) setelah berhasil keluar dari desaku itu aku tetap mengemudi dengan kencang, mungkin ini karena aku tidak bisa menangis jadi kulampiaskan dengan mengebut. kami menuju rumah kakakku. sesampainya dirumah kakakku aku kembali lagi ke desaku itu dengan menggunakan motor karena tau besar kemungkinan jalanan akan macet. sesampainya disana banyak warga nekat masuk kampung karena ingin menyelamatkan harta benda mereka. padahal ketinggian lumpur sudah mencapai perut orang dewasa. yang lebih mengenaskan dari pinggir jalan aku melihat orang tua renta a.k.a Lansia yang terjebak didalam rumahnya dinaikkan ke atas kerukan mobil pengeruk. karena ketinggian lumpur jadi hanya mobil besar yang masuk. miris melihatnya.

lalu kakakku juga nekat masuk desa dan menuju rumahku. disana anehnya menurut kakakku rumah dalam keadaan tidak terkunci. dia masuk dan menemukan banyak benda mengambang. TV dikamarku mengambang, kasurku mengambang dsb. sore harinya setelah lumpur itu surut kami semua bahu membahu mengemasi barang2. menyedihkan memang. sedih bukan karena kehilangan harta benda tapi kehilangan momen dan kenangan yang tidak mungkin terlupakan. masa kecilku kuhabiskan disana. semuanya hilang.


itulah sekelumit kisah ketika aku terkena Bencana Lumpur.
semoga ada hikmah yang bisa diambil dari kisahku.
sampai saat ini ketika aku bermimpi dalam keadaan dirumah aku tetap bermimpi dirumah lamaku bukan dirumah baruku. padahal sudah hampir 5 tahun berlalu.
dan ketika menulis kisah ini aku tetap menangis didalam hati karna aku tetap tak bisa menangis didepan banyak orang..